Home / Papua

Wednesday, 9 March 2022 - 21:10 WIB

Frans Maniagasi Menghina, Melecehkan, Merendahkan Gereja Baptis, Gereja GIDI dan Gereja Kingmi di Tanah Papua

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Frans Maniagasi Segera Minta Maaf

Frans Maniagasi Menghina, Melecehkan, Merendahkan Gereja Baptis, Gereja GIDI dan Gereja Kingmi di Tanah Papua.

Dibawah ini komentar Frans Maniagasi.

“Sejarah mencatat pada tahun 1956 dalam Sidang Dewan Gereja Dunia di New Delhi Hindia, Pdt FJS Rumainum Ketua Sinode GKI pertama dlm sidang itu menyatakan Irian Barat atau Papua masuk menjadi bagian dari Republik Indonesia,, jadi Ketua Sinode GKI itu mesti ingat komitmen sejarah itu,, tidak usah dipengaruhi oleh Pdt Pdt dari Gereja Gereja kecil itu berorientasi kesukuan primordialisme sempit.”

Pertanyaannya?

  1. Siapa pdt kecil-kecil dan gereja kecil-kecil di Papua?
  2. Siapa berfikir kesukuan primordialisme sempit?
BACA JUGA  ORANG YANG MENJUAL TANAH ADALAH MANUSIA PALING BODOH DAN MANUSIA TERKUTUK DI PLANET INI

Saudara Frans Maniagasi segera minta maaf sebelum kutuk, murka, malapetaka dan musibah dari TUHAN turun ke atasmu dan kehidupan keluargamu.

Share :

Baca Juga

pdt-socratez-sofyan-yoman

Papua

KOMUNIS CHINA LEBIH MANUSIAWI DAN MENGHORMATI KESETARAAN MANUSIA
pdt-socratez-sofyan-yoman

Papua

Pemerintah Republik Indonesia Harus Memberikan Akses/Ijin Pengobatan Victor Yeimo

Papua

“Demonstrasi Membludak Di Jayapura, Mengalahkan Hoax Dari Kaki Tangan Nkri”

Papua

Apa Kata Mereka Tentang Perjuangan Rakyat & Bangsa West Papua?
Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Papua

Nubuatan ini, saya tulis denganĀ  pensil tulang -belulang dan tintanya air mata dan darah rakyat dan bangsa Papua Barat.
pdt-socratez-sofyan-yoman

Papua

Lukas Enembe dipersoalkan berarti Anda sedang mengganggu jantung orang Papua

Open Letter

Dewan Gereja Papua (WPCC) mengutuk Presiden Jokowi dalam surat terbuka News | 15 Juni 2021

Papua

Seorang Petani Tua Dari Kampung Membawa Tikus-Tikus Dalam Karung Dan Seorang Profesor Yang Terdidik Dalam Perjalanan Di Sebuah Bis Mewah