Home / Opinion / Papua

Sunday, 4 April 2021 - 09:41 WIB

‘INDONESIA BELUM MENGINDONESIAKAN PAPUA,WALAUPUN INDONESIA SUDAH MERDEKA 74 TAHUN’: GUB PROV. PAPUA’, LE.

Moderator Dewan Gereja Papua (Wpcc) Pdt. Dr Benny Giay

Moderator Dewan Gereja Papua (Wpcc) Pdt. Dr Benny Giay

DEWAN GEREJA PAPUA

‘INDONESIA BELUM MENGINDONESIAKAN PAPUA,WALAUPUN INDONESIA SUDAH MERDEKA 74 TAHUN’: GUB PROV. PAPUA’, LE.

Kehidupan ini seperti roda atau babakan kehidupan yang terus berganti, yang kita jalani (kebanyakan tidak sadari), & di titik ini, pada hari ini, melalui kesempatan di saat Perayaan Paskah ini, kami mengajak sdr/I, Bapak/Ibu untuk sungguh2 mendoakan pak Gubernur Prov.

Papua LE yang cerdas & masih berpikir independent, masih tahu diri, tidak hanyut dalam rayuan bodoh birokrasi feodalis Indonesia yang beberapa waktu lalu sudah mengemukakan fakta bahwa ‘Indonesia sudah 74 tahun merdeka tetapi belum berhasil meng’Indonesia’kan orang Papua’. Barangkali ini proyek lebih berat dari pada meng’Indonesia’kan orang Indonesia sendiri di Jakarta.

Ada bukti bahwa pemerintah NKRI ini belum ‘Indonesia’kan rakyatnya. Buktinya banyak orang kecil di Jakarta masih tidur di bawah jembatan setelah 74 tahun merdeka. Banyak orang juga Indonesia sedang nganggur tanpa pekerjaan. Mereka juga perlu di’Indonesia’kan.

BACA JUGA  SISI POSITIF DARI PON XX PAPUA 2021

Karena itu saya, usulkan supaya dana trilyunan Dana Otsus tahap Kedua, yang sedang di omongkan elit Jakarta dan elit Orang Papua yang sudah termakan ‘bahasa Propaganda NKRI’, dana itu kami minta ‘serahkan ke Pemerintah Jokowi untuk ‘Indonesia’kan ratusan orang di Indonesia yang sedang jatuh miskin, shingga termakan ideology agama: ISIS dan Jihat atau FPI.

Kepada jemaat, kami minta jangan sekali lagi lupa berdoa untuk Orang Papua yang berpikiran dangkal dan dungu yang mendukung perpanjangan Otsus Jilid II, sementara, kita semua tahu bahwa Otsus Jilid I saja, dalam 20 tahun sudah membuat Orang Papaua sudah mengalami depopulasi: jumlah OAP berkurang drastis; sementara Kodim2 dan POtvlres bertambah untuk melindungi pendatang yang terus bertambah. Jangan lupa doakan ‘para Bupati dan elit Papua yang rakus mau sambut Pemekaran Propinsi Baru di Tanah Papua.

Mari kita berdoa dalam semangat Paskah ini, agar spirit Paskah memberi kita membedakan ‘program pembangunan Indonesia di Tanah Papua ini yang dijiwai oleh rasisme dan militerisme. Mari kita berpikir: Papua, berpikir obyektif, independent (seperti pak Gubernur kita), keluar dari pelukan maut NKRI yang sedang menggiring kita ke ‘jalan menuju ke kepunahan bangsa Papua’. Mari kita berdoa dan berpuasa; selama 40 hari ke depan. Nanti tanggalnya akan kami umumkan.
Selamat Paskah

BACA JUGA  ADA ORANG-ORANG YANG SANGAT TERGANGGU KARENA DEWAN GEREJA PAPUA (WPCC) BELUM KOMENTAR TENTANG PEMBAKARAN PESAWAT MAF OLEH ORANG TAK DIKENAL (OTK)

Jayapura 3 April 2021

Moderator
Dewan Gereja Papua

Pdt Benny Leonardo Giay

Share :

Baca Juga

Papua

“Demonstrasi Membludak Di Jayapura, Mengalahkan Hoax Dari Kaki Tangan Nkri”
Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Article

“KETIKA IR. SUKARNO DAN KAWAN-KAWANNYA MELAWAN PENJAJAHAN, IA DAN KAWAN-KAWANNYA DISTIGMA SEPARATIS OLEH KOLONIAL BELANDA.
pdt-socratez-sofyan-yoman

Opinion

Kisah Nyata: Saya Tabrak Mobil Ibu Azni Nurul, KATA “DAMAI” ITU BUKAN KATA-KATA

Papua

Negara Melalui KPK Segera Membebaskan Lukas Enembe Gubernur Papua Demi Hukum, Keadilan Dan Kemanusiaan

Papua

Derita Lukas Enembe Gubernur Papua Adalah Juga Derita Rakyat Papua
KEGELISAHAN HATI SAYA SELAMA DI PAPUA

Opinion

KEGELISAHAN HATI SAYA SELAMA DI PAPUA DAN SAYA MENEMUKAN JAWABANNYA DALAM BUKU DAN ARTIKEL GEMBALA DAN GURU BANGSA DR. SOCRATEZ S.YOMAN, MA

Papua

Dr. Muhammad Karnavian Tito, jangan menerapkan pemerintahan premanisme, rasisme, fasisme dan pemaksaan di Papua

Papua

KPK Mengkudeta Lukas Enembe Gubernur Papua Pada 10 Januari 2023