Home / Article

Wednesday, 16 March 2022 - 10:46 WIB

Kebodohan & Ketidaktahuan Rakyat Selalu Menjadi Senjata Ampuh Bagi Bangsa Kolonial

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

KEBODOHAN & KETIDAKTAHUAN RAKYAT SELALU MENJADI SENJATA AMPUH BAGI BANGSA KOLONIAL

Oleh Gembala Dr. A.G. Socratez Yoman,MA

Martabat kemanusiaan dan harga diri serta kehormatan kami, orang asli Papua (OAP) tidak bisa digadaikan atau dibayar dengan nilai uang, pemekaran DOB dan dialog murahan yang dirancang KOMNAS HAM RI lembaga milik pemerintah kolonial firaun modern Indonesia.

“KAMI SUDAH SEKOLAH. KAMI SUDAH BELAJAR, TAHU DAN MENGERTI SIAPA ITU INDONESIA? KAMI MASIH HIDUP, TETAP HIDUP DAN SELAMANYA ADA DI TANAH LELUHUR KAMI,  WALAUPUN DI DEPAN MONCONG SENJATA BANGSA KOLONIAL INDONESIA YANG RASIS &FASIS, BARBAR DAN KRIMINAL YANG MENDUDUKI DAN MENINDAS KAMI. AKHIRNYA, KEMENANGAN ADA DI PIHAK KAMI DAN DI TANGAN KAMI.”

BACA JUGA  Konflik Tragedi Kemanusiaan Indonesia-Papua Adalah Persoalan Berdimensi Internasional Bukan Persoalan Indonesia

Sesuatu yang ditanam dan dibangun dengan cara-cara kekerasan, manipulasi dan kebohongan tidak pernah berumur panjang atau tidak pernah bertahan lama.

Perlawanan rakyat dan bangsa Papua, salah satunya penolakan DOB karena kami sudah sekolah dan mengerti. Kami tahu dan mengerti DOB itu menjadi mesin pemusnah tercepat orang asli Papua (OAP), karena DOB itu tiga operasi besar,  sistematis, terstruktur, terprigram, masif, dan kolektif, yaitu:

  1. Operasi pendudukkan/penjajahan;
  2. Operasi militer;
  3. Operasi Transmigrasi gaya baru.
BACA JUGA  KAMI MAU MERDEKA DI ATAS TANAH LELUHUR KAMI DAN OTSUS ADA KARENA TUNTUTAN MERDEKA BANGSA PAPUA BARAT DARI SORONG-MERAUKE

Hanya bagi orang tidak berhikmat, bodoh, tolol, dungu dan tidak mengerti, buta mata, telinga tuli, mati hati nurani yang menerima DOB.

Doa dan harapan penulis, supaya tulisan ini berguna dan ada pencerahan.

Waa….Waa….Kinaonak!

Ita Wakhu Purom, 16 Maret 2022

=========

Penulis:

  1. Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.
  2. Anggota: Dewan Gereja Papua (WPCC).
  3. Anggota: Konferensi Gereja-Gereja⁰ Pasifik (PCC).
  4. Anggota Baptist World Alliance (BWA).

Share :

Baca Juga

Article

SIAPA SESUNGGUHNYA BERWATAK TERORIS, RASIS DAN FASIS DI TANAH PAPUA?
pdt-socratez-sofyan-yoman

Article

Selama 58 Tahun Sejak 1 Mei 1963 Indonesia Berhasil Melahirkan Enam Sikap Perlawanan Rakyat Papua

Article

Berita Hoax Yang Membelokkan Akar Masalah RASISME

Article

Artikel Hasil Pepera 1969 Di Papua Tidak Pernah Disahkan PBB Tapi Hanya Take Note (Dicatat) Dan Pendudukan Indonesia Di Papua Illegal
Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Article

Saya Orang Lani Bukan Orang Indonesia
Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

Article

Tiga Dob Di Papua  Tidak Akan Berjalan Baik Atau Akan Kandas Di Tengah Jalan
pdt-socratez-sofyan-yoman

Article

Artikel HUT 60 Tahun Bangsa Papua 1 Desember 1961- 1 Desember 2021

Article

Kemerdekaan rakyat dan bangsa West Papua itu PASTI dan tidak diragukan kebenarannya. Karena kemerdekaan rakyat dan bangsa West Papua hanya persoalan waktu. Itu sudah diakui oleh para tokoh terkenal Indonesia.