Home / Article / KOSOVO DAN WEST PAPUA :

Monday, 7 December 2020 - 09:11 WIB

KOSOVO DAN WEST PAPUA : KITA BERJUANG PENGAKUAN LEBIH KURANG 4 NEGARA MERDEKA

KOSOVO DAN WEST PAPUA: KITA BERJUANG PENGAKUAN LEBIH KURANG 4 NEGARA MERDEKA

Kemerdekaan itu ada dua bentuknya;

1. Kemerdekaan De Yure; kemerdekaan yang sah dari segi hukum internasional. Seperti Deklarasi Kemerdekaan Sepihak oleh ULMWP, yang menobatkan Tuan Benny Wenda Sebagai Presiden dari Pemerintahan sementara, negara Republic of West Papua. Deklarasi kemerdekaan sepihak tidak berlawanan dengan aturan hukum internasional, maka deklarasi Kemedekaan Papua 1 Desember 2020 dianggap sah. Hanya perlu pengakuan dari negara-negara lain. Seperti deklarasi kemerdekaan sepihak Kosovo untuk menghentikan pembunuhan terus menerus rakyat Kosovo oleh pemerintah negara Azarbaijan. Persis sama dengan kita di Papua.
Kita sedang ikuti jejak Kozovo, yang tidak langsung bisa kibarkan bendera negara Kozovo tapi masih mengumpulka pengakuan dari negara-negara lain. Setelah memperoleh pengakuan dari 10 negara selama 1 tahun, baru didaftarkan dan diresmikan oleh PBB, maka sejak itulah bendera Negara Kozovo dikibarkan secara resmi.

2. Kemedekaan de fakto!: Seperti yang sedang kita tunggu pengakuaan resmi dari sekurang-kurangnya 4 negara, baru kita terdaftar secara resmi di PBB, baru kita merdeka penuh secara Defakto, dalam upacara bendera Bintang Kejora. Bedera merah Putih diturunkan, dan bintang Fajar berkibar untuk selamanya: Amen.

selamat Pagi selamat hari Senin, 7 Desember 2020; Negara kita Republic of West Papua pada hari sudah berumur satu minggu. ‘Simuda mungil’ Republic of West Papua yang lahir pada tanggal, 1 Desember 2020 sangat sehat dan kuat, masih berada di luar negeri. Orang Tuanya yang bernama ULMWP, masih urus ‘akte kelahiran’ untuk diakui dan didaftarkan secara resmi menjadi warga dunia di PBB. Setelah dapat pengakuan resmi dari keluarga besar melansia raya yang sudah merindukan saudara bungsu mereka yang paling cantik dan manis West Papua.

Saudara-saudaranya ada banyak:
PNG, Vanuatu, Viji, Solomon Island, Nauru, Marshal, Tonga Bugenfile, dll sudah siap mengakui kelahiran RWP, (Republik of West Papua) karena saudara bungsu yang cantik sudah melahirkan beberapa anaknya tetapi dibunuh semua oleh tetangga yang sangat jahat NKRI.

1. Anak pertama diberi nama Manifento politik West Papua, yang lahir pada 1 Desember 1961, sehat ganteng kuat, tapi sayang dia hanya berumur 18 hari, dia dibunuh oleh NKRI dengan tacun cianida yang mematikan: Operasi Trikora.

2. Anak kedua 1 Juli 1971, juga mati dibunuh

3. Anak ke tiga…..juga mati dibunuh

4. Anak ke empat lahir di Brusel belgia, tapi tidak diurus akte kelahiran oleh orag tuanya, tidak diakui akhirnya mati karena kurang gizi.

5. Anak ke lima bernama NRFPB, lahir di lapangan Zakeus. Hanya berumur satu jam langsung dibunuh oleh tetangga kejam NKRI, tanpa ampun.

6. Akhirnya anak yang ke 6 lahir di Oxford Inggris, diberi nama: Republic of West Papua. Sehat kuat, dia akan kembali untuk merebut rumahnya yang saat ini dirampas dan dikuasai oleh tetangga jahat: NKRI.

Ini jalan cerita yang bagus untuk pembuatan film sejarah perjuangan kemerdekaan Bangsa Papua, yang akan dikenang turun-temurun untuk selamanya. Amen.

Leo Dacosta

Share :

Baca Juga

Article

REFLEKSI: HARI INJIL KE-165 DI TANAH PAPUA PADA 5 FEBRUARI 2020
Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Article

MENGAPA KITA MEMBIARKAN PENGUASA ASING MELAYU INDONESIA MENDUDUKI DAN MENJAJAH BANGSA WEST PAPUA DENGAN MITOS & STIGMA RASIS, JAHAT DAN KEJAM?
pdt-socratez-sofyan-yoman

Article

Mari, Kita Bersatu Untuk Menolak Dikotomi Dan Adu Domba Atau Provokasi Orang Asli Papua: Papua Tetap Satu Sorong-Samarai
pdt-socratez-sofyan-yoman

Article

Artikel HUT 60 Tahun Bangsa Papua 1 Desember 1961- 1 Desember 2021

Article

Penguasa Indonesia dan aparat keamanan TNI-Polri berwatak dan berjiwa rasis dan fasis
Image

Article

OTONOMI KHUSUS PAPUA 2001 BUKAN BERKAT UNTUK ORANG ASLI PAPUA, TETAPI MENJADI MALAPETAKA & MESIN PEMUSNAHAN PENDUDUK ASLI PAPUA

Article

SEJARAH DAN LATAR BELAKANG LAHIRNYA UNDANG-UNDANG RI NOMOR 21 TAHUN 2001 TENTANG OTONOMI KHUSUS (OTSUS) PAPUA
Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Article

KEDAULATAN NKRI BERLAWANAN/BERTOLAK BELAKANG DENGAN KEDAULATAN MANUSIA PAPUA