Home / Papua

Wednesday, 13 July 2022 - 13:41 WIB

Seorang Petani Tua Dari Kampung Membawa Tikus-Tikus Dalam Karung Dan Seorang Profesor Yang Terdidik Dalam Perjalanan Di Sebuah Bis Mewah

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua. Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

Kisah Inspiratif

SEORANG PETANI TUA DARI KAMPUNG MEMBAWA TIKUS-TIKUS DALAM KARUNG DAN SEORANG PROFESOR YANG TERDIDIK DALAM PERJALANAN DI SEBUAH BIS MEWAH

Oleh Gembala DR. A.G. Socratez Yoman

Ada kisah di sebuah kota besar dan maju. Seorang petani tua dari kampung yang membawa tikus-tukus yang berisi dalam karung dan dalam bis yang sama ada juga seorang bergelar profesor.

Prof bertanya kepada petani. Apa di dalam karung ini?

Petani tua. Dalam karung ini ada tikus-tikus.

Prof. untuk apa tikus-tikus ini?

Petani tua. Tikus-tikus ini dipesan oleh pemerintah untuk penelitian di laboratorium. Saya melakukan ini setiap tahun.

Prof. Mengapa dari tadi Anda terus menggoyang karung ini?

Petani tua. Kalau saya tidak goyang karung ini, tikus-tikus tenang dan mereka dalam tenang dan fokus dengan gigi dan jari-jari yang tajam bisa kasih bolong karung dan menghilang dan menyelamatkan diri.

Karena itu, saya goyang terus-menerus dan buat kekacauan dan membuat pusing supaya tikus-tikus saling cakar, saling melukai diantara mereka. Akhirnya, tenaga mereka dan waktu mereka dan fokus mereka dalam perkelahian dan saling cakar diantara mereka dan tidak merusak karung ini.

BACA JUGA  KOMUNIS CHINA LEBIH MANUSIAWI DAN MENGHORMATI KESETARAAN MANUSIA

PESAN MORAL untuk rakyat dan bangsa Papua Barat:

Penguasa kolonial modern Indonesia, merancang Otsus Jilid 1, UP4B, Otsus Jilid 2, DOB BONEKA Indonesia sebagai siasat untuk MENGGONCANGKAN dan MENGACAUKAN persatuan dan kebersamaan rakyat dan bangsa Papua.

Akibatnya, rakyat dan bangsa Papua Barar dari elit sampai rakyat dari berbagai latar belakang dan status sosial saling merdebat.Ada yang menjadi penjilat terbuka dan ada yang penjilat sembunyi-sembunyi. Ada yang bermuka dua dan ada bermulut dua dan berlidah dua. Ada yang mata empat dan telinga empat walau kaki dan tangan hanya dua.

Ada yang protes terang-terangan dan ada yang protes dengan cara-cara terhormat dan bermartabat. Ada yang menjadi juru bicara bangsa kolonial modern Indonesia tanpa tidak tahu malu dan tanpa merasa bersalah.

Ada KEKACAUAN yang diciptakan dan dipelihara Negara kolonial modern Indonesia dengan misi remiliterisasi, re-transmigrasi, misi pendudukan dan penjajahan, peminggiran dan pemusnahan etnis OAP.

Rakyat dan bangsa Papua tidak sadar bahwa mereka punya TANAH, mereka pemilik TANAH Pusaka, mereka ahli waris TANAH, mereka pemilik sejarah, mereka pemilik peradaban kemanusiaan, mereka pemilik kebudayaan, mereka ada segala-galanya.

BACA JUGA  Rasisme Jantung Akar Persoalan Konflik Kekerasan Negara Di Papua

Saya tegaskan kembali, rakyat dan bangsa Papua ada sejak dulu di atas TANAH ini sebelum orang asing misionaris datang dengan Ke-Kristenan mereka. Orang Indonesia datang dengan misi pendudukan, penjajahan dan kolonialisme, militerisme, kapitalisme, rasisme, fasisme dan ketidakadilan.

PERTANYANNYA:

  1. Apakah Anda ingin terus menjadi seperti ibarat tikus-tikus dalam karung yang digoyang terus oleh petani tua ini?
  2. Apakah Anda mau sadar, bangkit, bersatu dan lawan bangsa kolonial modern Indonesia berwatak rasis, fasis, militeristik, barbar, kriminal, pembohong, pencuri dan pembunuh ini?
  3. Apakah Anda mau menjadi budak atau manusia merdeka dan berdaulat di atas TANAH Pusaka dan TANAH waruisan leluhur bangsa Papua dan Melanesia ini?

Doa dan harapan saya, ilustrasi ini membawa perubahan dalam diri para pembaca, khusus bagi OAP.

Selamat membaca.

Ita Wakhu Purom, Kamis, 7 Juli 2022

Penulis:

1. Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

2. Anggota: Dewan Gereja Papua (WPCC).

3. Anggota: Konferensi Gereja-Gereja⁰ Pasifik (PCC).

3. Anggota Baptist World Alliance (BWA).

__________

Nomor HP/WA: 08124888458

Share :

Baca Juga

Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Papua

ORANG YANG MENJUAL TANAH ADALAH MANUSIA PALING BODOH DAN MANUSIA TERKUTUK DI PLANET INI
pdt-socratez-sofyan-yoman

Papua

Diduga Indonesia pandai memainkan skenario untuk menciptakan konflik horizontal dan mengelabui masyarakat dalam rangka mencapai tujuan tertentu
Gembala DR. A.G. Socratez Yoman,MA

Papua

Buku berjudul: “PEREMPUAN BUKAN BUDAK LAKI-LAKI”
Benny Wenda

Papua

UNITED LIBERATION MOVEMENT FOR WEST PAPUA PROVISIONAL GOVERNMENT International Secretariat, Winston Churchill Street, 1571 Port Vila, Republic of Vanuatu.
West Papuan Council of Churches

Papua

Dewan Gereja Papua (WPCC) Meminta Kepada PBB Segera Melakukan Intervensi Kemanusiaan Di Papua
Foto Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.

Papua

Nubuatan ini, saya tulis dengan  pensil tulang -belulang dan tintanya air mata dan darah rakyat dan bangsa Papua Barat.

Papua

SISI POSITIF DARI PON XX PAPUA 2021

Papua

NILAI-NILAI LUHUR & ILAHl DALAM PERADABAN HIDUP SUKU LANI