Home / Article

Tuesday, 12 October 2021 - 21:31 WIB

Victor Mambor wartawan senior Papua: DULU OPM, Sekarang ULMWP

Victor Mambor, Pendiri JUBI

Victor Mambor, Pendiri JUBI

ARTIKEL KESADARAN BANGSA

Oleh Gembala Dr. Socratez Yoman

Victor Mambor wartawan senior Papua mengatakan: “Dulu OPM, sekarang namanya ULMWP.”

Rex Rumakiek, salah satu Tokoh OPM yang berada di Australia mengatakan: “ULMWP adalah roh baru dari OPM “

Sementara Filep J.S. Karma mengakui: “Ketua resmi OPM dan ULMWP itu Tuan Benny Wenda. Karena, OPM adalah ULMWP dan ULMWP adalah OPM.” (Sumber: Kami Bukan Bangsa Teroris, Yoman, 2021:57-58).

Theo van den Broek mengatakan:

“Benny Wenda adalah Ketua ULMWP dan KNPB adalah anggota ULMWP. Organisasi ULMWP dibentuk supaya sejumlah faksi politik yang berbeda di Papua dapat bersatu dan bersama dapat mengambil langkah untuk memperjuangkan sejarah Papua…” (Sumber: Tuntut Martabat, Orang Papua Dihukum, 2020:32).

Dewan Gereja Papua (WPCC) mendukung ULMWP sebagai Rumah Bersama rakyat dan bangsa Papua Barat. Dasar dukungannya, karena selama 50 tahun lebih rakyat dan bangsa Papua berjuang dengan banyak kelompok dan itu memperpanjang (prolong) penderitaan rakyat Papua. Dewan Gereja Papua (WPCC) juga memberikan surat rekomendasi kepada Dewan Gereja Dunia (WCC) pada 17 Februari 2019 supaya Dewan Gereja Dunia juga memperhatikan dan mendukung ULMWP.

Pendeta Dr. Benny Giay, Moderator Dewan Gereja Papua (WPCC) pada 2 Januari 2021 menegaskan:

“…Komunitas internasional sudah tangkap apa yang sudah dibuat oleh pimpinan ULMWP pada 1 Desember 2020 di Inggris. Deklarasi Benny Wenda di Inggris ditangkap orang lain dan mereka memanfaatkan deklarasi itu dan menekan Indonesia…Sekarang banyak orang sudah mengerti persoalan kemanusiaan dan ketidakadilan di Papua. Banyak orang mendukung orang Papua dalam semangat solidaritas kemanusiaan secara global. Bagaimana kita menjaga dan mendukung ULMWP. …ULMWP wadah politik resmi milik rakyat dan bangsa Papua, bukan milik perorangan dan suku tertentu….jangan merusak atau mengganggu ULMWP dengan berbicara sana-sini dengan media.”

BACA JUGA  KOSOVO DAN WEST PAPUA : KITA BERJUANG PENGAKUAN LEBIH KURANG 4 NEGARA MERDEKA

(Sumber: Kami Bukan Bangsa Teroris: Yoman, 2021:157-159).

Perlu dimengerti dan disadari oleh para pejuang keadilan, perdamaian, martabat kemanusiaan, kesamaan dejarat, perdamaian dan hak penentuan nasib sendiri rakyat dan bangsa Papua Barat ialah keberadaan ULMWP sama dengan ANC di Afrika Selatan, PLO di Palestina dan Fretilin di Tomor Leste.

Jadi, ANC di Afrika Selatan, PLO di Falestina dan Fretilin di Timor Leste dan ULMWP di West Papua.

ULMWP berjuang untuk tegaknya kembali martabat dan kedaulatan rakyat dan bangsa West Papua 1 Desember 1961 sebagai Hari Kemerdekaan bangsa Papua. 1 Desember 1961 yang sudah dikenal luas dan diperingati oleh simpatisan dan pendukung Papua Barat di berbagai Negara secara global/internasional.

Presiden Republik Indonesia Ir. Suekarno pernah mengakui: “Bubarkan Negara Papua” buatan Belanda 1 Desember 1961.

Rakyat dan bangsa Papua Barat pernah merdeka dan berdaulat sebagai bangsa  1 Desember 1961 dan itu dibubarkan atau dianeksasi oleh Indonesia.

BACA JUGA  Rasisme,  Fasisme Dan Militerisme Adalah Jantung Atau Akar Persoalan Konflik  Antara Bangsa Indonesia & Bangsa Papua

Mari, kita dukung dan jaga ULMWP sebagai Rumah Bersama, Perahu Bersama dan Honai Bersama.

Setiap orang boleh berbeda pendapat dan boleh tidak senang dengan Ketua ULMWP, tetapi, INGAT, jangan pernah bocorkan perahu besar ULMWP karena semua penumpang, rakyat dan bangsa Papua beada dalam perahu ULMWP.

Musuh yang melawan dan berusaha bocorkan perahu ULMWP berarti  itu musuh bersama rakyat dan bangsa Papua Barat.

Ingat!  Sadar! Jangan lupa!
“Dulu OPM, Sekarang ULMWP.”

Dunia terus berubah dan berkembang. Mari, kita ikuti dinamika yang terus berubah dan berdinamika. Kita boleh ingat sejarah masa lalu, tapi kita jangan berpikir statis dan berdiri pada sejarah yang sudah tidak relevan.

Hari ini, kita melawan kolonialisme, kapitalisme, militerisme, rasisme, fasisme, ketidakadilan, pelanggaran berat HAM, genosida (genocide), sejarah pepera 1969 yang tidak demokratis yang dimenangkan ABRI dengan moncong senjata.

Doa dan harapan penulis, tulisan ini menjadi berkat dan membuka sedikit wawasan tentang ULMWP.

Selamat membaca dan merenungkan!

Ita Wakhu Purom,  Selasa, 12 Oktober 2021

Penulis:

  1. Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis West Papua.
  2. Anggota: Dewan Gereja Papua (WPCC).
  3. Anggota: Konferensi Gereja-Gereja⁰ Pasifik (PCC).
  4. Anggota Baptist World Alliance (BWA).

Share :

Baca Juga

Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Article

SEJARAH RAKYAT DAN BANGSA WEST PAPUA DIHANCURKAN & DIMUSNAHKAN OLEH BANGSA KOLONIAL MODERN INDONESIA SEJAK 1 MEI 1963
Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Article

UNTUK SIAPA 3 PROVINSI BARU DI TANAH PAPUA?
papuan

Article

‘SLOW-MOTION GENOCIDE’: WEST PAPUAN LIBERATION LEADER DESCRIBES INDONESIAN OCCUPATION

Article

PBB Tidak Pernah Sahkan Hasil Pepera 1969 Dalam Resolusi 2405 Dan Pemekaran Provinsi Boneka Indonesia Di Tanah Papua Merupakan Upaya Terakhir Indonesia Untuk Pertahankan Papua Dalam Wilayah Indonesia
pdt-socratez-sofyan-yoman

Article

Para Jenderal Berbintang  “Berperang” Melawan Lukas Enembe Gubernur Papua Kepentingan Politik Tahun 2024

Article

Press Release: REJECT AND DO NOT TRUST THE INVESTIGATION TEAM FORMED BY THE STATE TO INVESTIGATE THE SHOOTING OF YEREMIAS ZANABANI IN HITADIPA ON 19 SEPTEMBER 2020 AS IT IS NOT INDEPENDENT
Dr. Socratez Sofyan Yoman, MA

Article

Press Release: TNI MENEMBAK MATI 3 (TIGA) PENDETA DI PAPUA SEJAK 2004-2020 (PDT. YEREMIA ZANAMBANI, PDT. GEYIMIN NIRIGI, PDT. ELISA TABUNI)

Article

Berita Hoax Yang Membelokkan Akar Masalah RASISME